Panduan Lengkap Jenis Jenis Kaca Jam Tangan
24/01/2021
Cukup banyak diantara kita yang masih sedikit kurang mengetahui tentang jenis-jenis kaca yg disematkan atau digunakan pada jam tangan. Dan masih banyak juga para penggemar jam tangan dilevel pemula, yang masih awam mengenai perbedaan jenis kaca pada jam tangan tersebut dan apa maksud serta kegunaannya.
Jikalau anda berniat mempelajari dan membeli jam tangan secara online, dan ingin tahu seperti apa kaca "Sapphire Crystal" atau kaca "Hardlex Crystal", maka saat ini anda berada ditempat yang tepat untuk mengenal & memahami kebutuhan informasi Anda.
Secara singkat, kaca pada jam tangan umumnya berbentuk bulat yang terbuat dari kaca ataupun plastik yang fungsinya untuk menutupi dan melindungi bagian muka atau depan dari jam tangan anda dari debu, kotoran, hingga benturan, yang fungsi nya pun bisa sampai dengan memperjelas tampilan dibagian tertentu dari jam anda, contoh : kaca pembesar pada bagian tanggal atau biasa disebut "Cyclops Lens" atau "Magnifying Glass".
Nah, info secara umum sudah sama2 kita pahami. sekarang kita lanjut lebih mendalam lagi tentang jenis kaca jam satu per satu, dari mulai yang paling lemah dan paling kuat dan segala bentuk pertimbangan dalam penggunaannya :
Acrylic Watch Glass
Kaca jam akrilik mungkin bisa dikategorikan yang paling lemah diantara jenis2 kaca yang ada, karena memang faktanya kaca jenis ini terbuat dari plastik, bukanlah kaca yang sesungguhnya. Tentunya dari segi biaya produksi jenis kaca ini paling murah. Nah, kebanyakan dari jenis kaca plastik ini digunakan pada jenis-jenis jam tangan dengan harga yang relatif sangat terjangkau.
Namun, ada juga beberapa merk jam mahal yang menggunakan jenis kaca plastik, hanya saja proses, tingkat ketebalan dan bentuk nya sedikit berbeda, yang diberi nama "Acrylite, Lucite dan Perspex", namun tetap saja plastik.
kelebihan : murah, mudah diganti, ringan, cukup mudah untuk dipoles ulang.
kekurangan : terlihat murah, cenderung lemah / mudah pecah.
Mineral Crystal Glass
Kaca Mineral adalah kaca jam yang paling umum yang dengan mudah bisa kita temukan dan lihat pada jam tangan dengan kisaran harga medium. Kaca mineral terbuat dari silica yang pada proses pembuatannya menggunakan suhu & tekanan tertentu. Dengan proses tersebutlah kaca ini sedikit lebih memiilki ketahanan terhadap gores dalam jangka waktu yang lebih lama dibanding kaca Akrilik.
Dan perlu jg untuk diketahui bahwasannya, kaca mineral bisa jg diberi pelapis tambahan, yang disebut "Anti-Reflective Coating" biasa disebut AR-Coating atau anti silau. yang fungsinya dapat memperjernih pandangan walaupun dalam kondisi matahari terik, dan tentu nya sekaligus menambah nilai plus estetika pada jam tangan.
kelebihan : dalam jangka waktu panjang lebih tahan terhadap goresan dibanding akrilik, bisa dilapis dengan AR coating, tampilan lebih bagus dari akrilik.
kekurangan : tetap bisa tergores, sulit u/ dipoles ulang, biaya lebih mahal dari akrilik.
Sapphire Crystall Glass
jenis kaca ini berada di skala atau tingkat tertinggi dari semua jenis kaca pada jam tangan. namun meskipun memiliki nama "Sapphire" atau Safir, sebenar2nya kaca ini terbuat dari Safir sintetis. bukan Safir sebenar2nya Safir.
Kaca safir digunakan karena reputasi ketahanannya terhadap goresan dan dikenal dengan kekuatannya, memiliki tampilan yang sangat bagus dan mewah.
Tapi, bukankah Safir berwarna biru? jawabannya "Ya" safir yang kita kenal secara umum berwarna biru, namun ada juga yang berwarna merah, kuning, hijau, bahkan ungu. Warna-warna tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor kandungan mineral seperti tembaga, kromium, titanium. dari besar dan kecil skala mineral tersebutlah tingkat warna dari Safir terbentuk. namun, mungkin saja diantara kita pernah menemukan Safir dengan tingkat kejernihan tinggi & dan berwarna bening, walaupun faktanya jenis tersebut benar2 langka. Itulah mengapa Kaca Safir sintetis digunakan.
Jadi, bagaimana Kaca Safir Sintetis dibuat?
kaca safir sintetis dibuat pertama kalinya oleh seorang Ahli Kimia dari Perancis bernama Auguste Vernuil yang mana beliau membuat safir sintetis dari bubuk alumunium oxide dengan pemanasan & tekanan tinggi yang pada proses akhirnya diolah menjadi bentuk lempengan.
Tapi tentu saja perlu kita ingat, walaupun kaca ini adalah level tertinggi pada jenis & ketahanannya terhadap gores, kaca ini tetap bisa retak bahan pecah. Dan 1 lagi, kaca ini bisa tegores bila bersentuhan atau bergesekan dengan batu berlian.
kelebihan : berada dilevel tertinggi dalam klasifikasi anti gores, indah secara estetika
kekurangan : mahal, bisa retak atau bahkan pecah