Komplikasi pada jam tangan
24/01/2021
1. DATE
Komplikasi yang dapat menampilkan tanggal merupakan komplikasi jam tangan paling sederhana. Inovasi dalam dunia horologi bahkan memungkinkan Anda saat ini tidak sekadar mengetahui tanggal, melainkan beserta hari dan bulan. Namun demikian, fungsi ini harus disesuaikan secara manual pada akhir dari masing-masing bulan demi memastikan ketepatan hari, tanggal, serta bulan yang ditampilkan.
Digital Date
Tanggal dalam bentuk numerik ditampilkan dalam window (juga dikenal sebagai aperture) yang umumnya terletak pada posisi jam tiga. Window dapat pula diletakkan pada posisi yang berbeda tergantung dengan model jam tangan.
Analog Date
Tampilan komplikasi tanggal jenis analog dapat dikatakan lebih unik dibanding tanggal digital yang cenderung standar. Hal ini dikarenakan terdapat jarum tengah dengan panah atau bentuk menyerupai bulan sabit yang akan menunjuk ke angka yang terletak di bagian luar dial.
Day Date
Sesuai namanya, komplikasi ini menyajikan tampilan tanggal sekaligus hari dalam seminggu pada dial. Posisi hari yang umum ditemukan dalam beberapa model jam tangan terletak pada pukul 12, sementara posisi tanggal pada pukul 3.
Triple Calendar
Komplikasi ini merupakan jenis paling lengkap. Tidak hanya menunjukkan hari dan tanggal, Anda juga dapat menemukan tampilan bulan pada dial. Posisinya sangat bervariasi antara satu jam tangan dengan jam tangan lainnya.
2. CHRONOGRAPH
Dibanding chronograph, kebanyakan dari Anda mungkin lebih familiar dengan fungsi stopwatch. Komplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengukur interval waktu yang diinginkan tanpa mempengaruhi fungsi waktu normal dari jam tangan.
Penemuan chronograph menjadi salah satu penemuan terpenting dalam dunia horologi, karena memungkinkan akurasi luar biasa dalam waktu perekaman, yakni dari 1/100 detik hingga 12 jam.
Saat ini terdapat tiga jenis chronograph, yang dapat dijabarkan sebagai berikut:
Simple Chronograph
Chronograph standar ini dikendalikan oleh satu atau dua tombol (juga disebut sebagai pusher) untuk memulai, menghentikan, serta mengatur ulang (restart) interval waktu yang ingin diukur. Jam tangan model terdahulu hanya memiliki sebuah pusher, sementara model terbaru umumnya dilengkapi dengan dua pusher.
Flyback Chronograph
Jenis ini dapat dikatakan lebih canggih karena memungkinkan pengaktifan kembali fungsi timer dengan cepat selama fungsi chronograph tetap berjalan. Ketika tombol chronograph ditekan, fungsinya akan terhenti, ter-reset ke angka nol, serta ter-restart. Fitur pengembalian cepat ini sering kali dibutuhkan demi akurasi split second.
Rattrapante Chronograph
Nama “rattrapante” diambil dari bahasa Prancis yang berarti “catch up” atau “mengejar ketinggalan.” Chronograph ini dilengkapi dengan jarum detik tambahan yang ditumpangkan pada jarum chronograph, sehingga memungkinkan pengukuran beberapa interval waktu dari peristiwa yang terjadi secara simultan.
3. CALENDAR
Sebagian besar jam tangan dengan fungsi kalender memerlukan penyesuaian secara berkesinambungan demi memastikan bahwa tanggal yang ditampilkan merupakan tanggal yang sesuai. Karena itulah, setelah menyelesaikan 31 siklus 24 jam yang mewakili satu bulan penuh, jam tangan jenis ini harus diatur ulang.
Menyadari bahwa kalender yang digunakan secara universal memiliki tahun kabisat serta jumlah hari yang bervariasi antara bulan yang satu dengan yang lainnya, produsen jam tangan pun mengembangkan dua jenis komplikasi yang memungkinkan Anda untuk mengetahui tanggal secara lebih akurat tanpa perlu melakukan penyesuaian setiap bulan.
Annual Calendar
Komplikasi ini dapat menyesuaikan tanggal yang ditampilkan pada jam tangan secara otomatis. Dengan demikian, Anda hanya perlu melakukan pengaturan tanggal sekali setahun, tepatnya pada akhir bulan Februari yang hanya memiliki 28 hari atau 29 hari pada tahun kabisat.
Perpetual Calendar
Selangkah lebih maju, komplikasi kalender jenis ini bahkan tidak hanya “mengetahui” jumlah hari dari masing-masing bulan, namun juga jumlah hari dari masing-masing tahun, sehingga akan secara otomatis menyesuaikan untuk tahun kabisat. Bagi Anda yang memiliki jam tangan dengan komplikasi ini, Anda baru perlu melakukan penyuaian pada tahun 2100! Luar biasa, bukan?
4. MOON PHASE
Komplikasi ini termasuk jenis yang paling diminati oleh pecinta jam tangan. Beberapa dikarenakan mengagumi fungsi dan kecakapan teknisnya, sementara yang lain dikarenakan terpikat dengan kecantikannya.
Durasi siklus bulan dari bulan baru menuju bulan baru berikutnya adalah 29 hari, 12 jam, 44 menit, dan 3 detik. Komplikasi ini berfungsi untuk melacak fase bulan terkini dalam siklus bulan, sehingga Anda dapat mengetahui sedang berada pada masa bulan baru, bulan sabit, atau bulan purnama tanpa perlu menengadah ke langit malam.
Melalui rotating disk, jam tangan akan menunjukkan siklus bulan dengan cara menerangi porsi bulan yang terlihat dari Bumi. Fase-fase bulan biasanya ditampilkan melalui aperture pada dial, yang menunjukkan tampilan grafis aktual dari bulan. Seperti halnya bulan bergerak melintasi langit, tampilan grafis tersebut juga akan bergerak melintasi dial jam tangan.
Lokasi dan Desain Moon Phase
Tampilan komplikasi moon phase cenderung berbeda antara satu model jam tangan dengan model lain. Anda bisa saja menemukan tampilan moon phase dalam warna cerah dan mencolok yang kontras dengan warna dial. Sementara beberapa brand asal Swiss lebih memilih untuk menampilkan indikator moon phase dalam warna yang senada dengan warna dial. Posisi paling umum dari indikator moon phase adalah di atas pukul 6, namun tidak menutup kemungkinan bagi penempatan di posisi lain.
5. TIME ZONE
Jam tangan yang dilengkapi dengan beberapa zona waktu secara fungsional tentunya sangat berguna bagi pilot atau profesi lain dalam industri penerbangan, businessman, personel militer, maupun Anda para pecinta traveling. Jenisnya pun dapat Anda pilih berdasarkan kebutuhan atau dari segi estetika.
Dual Time Zone
Kelebihan utama dari komplikasi jenis ini adalah Anda mampu membaca dua zona waktu berbeda secara bersamaan. Sebagian besar pengguna akan memanfaatkannya untuk menampilkan zona waktu di tempat asal mereka serta waktu dari tempat yang hendak atau sedang mereka kunjungi. Sementara pilot atau personel militer akan menggunakan fungsi ini untuk menampilkan Greenwich Mean Time (GMT) sehingga mereka dapat dengan mudah melakukan pelaporan dalam waktu 24 jam.
World Time
Berkat kemampuannya menampilkan zona waktu dari 24 kota terkenal dunia secara bersamaan, jam tangan dengan fungsi ini sangat sesuai bagi para pengusaha yang aktif melakukan perjalanan bisnis ke berbagai negara, maupun traveler dengan destinasi berskala internasional.
Bagian luar dial dilengkapi rotating bezel dengan nama kota terkenal dari masing-masing zona waktu. Bezel ini berhubungan dengan bezel 24 jam, sehingga secara simultan mampu menunjukkan tampilan waktu yang terorganisir dalam zona waktu mana pun di berbagai belahan dunia.
6. POWER RESERVE
Sebuah jam tangan mekanik memiliki power reserve yang terbatas untuk “menghidupi” jam tangan tersebut sampai kurun waktu tertentu. Jam tangan otomatis yang fully wound biasanya memiliki power reserve antara 36 sampai 42 jam sampai perlu di wind kembali. Terdapat pula jam tangan otomatis yang memiliki power reserve hingga 10 hari! Sementara itu, jam tangan manual wind rata-rata dapat bertahan antara 48 jam sampai dengan 15 hari.
Indikator power reserve akan menunjukkan kepada Anda berapa banyak energi yang masih dimiliki jam tangan dalam mainspring, sekaligus berapa lama movement dapat berjalan tanpa perlu dilakukan proses winding.
Tipe dari Indikator Power Reserve
Masing-masing produsen memiliki lokasi berbeda untuk menampilkan indikator power reserve pada produk jam tangan mereka. Lokasi paling umum terletak pada dial, namun dapat pula terletak pada bagian lain. Sekalipun Anda tidak menemukan indikator tersebut, bukan berarti jam tangan Anda tidak memiliki power reserve. Alasannya karena memang ada beberapa produsen yang tidak menampilkan indikator atau meletakkannya pada bagian belakang case yang tidak terlihat.
7. MINUTE REPEATER
Komplikasi repeater merupakan kecanggihan teranyar dalam dunia horologi. Ketika slide lever yang terletak di samping jam tangan ditekan, maka jam tangan akan menunjukkan waktu melalui serangkaian bunyi. Sesuai namanya, minute repeater akan berbunyi untuk setiap jam, seperempat jam, dan menit yang diinginkan, sementara quarter repeater hanya akan berbunyi untuk jam dan seperempat jam.
Komplikasi ini memberikan kemudahan bagi individu yang mengalami gangguan penglihatan untuk dapat mengetahui waktu. Hal yang sama juga berlaku ketika Anda sedang berada dalam ruangan tanpa penerangan. Fungsi tersebut digabungkan dengan mesin berteknik mutakhir serta akustik yang indah membut minute repeater menjadi salah satu komplikasi yang sangat diminati oleh pecinta jam tangan.
Pelajari lebih lanjut mengenai komplikasi minute repeater dari model jam tangan keluaran brand Patek Philippe.
Mengetahui Waktu dengan Minute Repeater
Setelah Anda menekan slide lever yang terletak di samping case, lonceng akan berbunyi dalam hitungan jam, seperempat jam (15 menit), dan menit. Jam ditandai dengan bunyi bernada rendah, seperempat jam ditandai dengan dua bunyi berbeda yakni nada tinggi diikuti nada rendah, sementara sebuah bunyi bernada tinggi untuk setiap menit setelah seperempat jam.
Sebagai contoh, untuk menunjukkan pukul 04:18, maka akan terdengar bunyi dong dong dong dong… ding dong… ding ding ding, di mana “dong” menggambarkan bunyi bernada rendah dan “ding” untuk sebaliknya. Hal ini dikarenakan empat bunyi “dong” menunjukkan jam 4, dua bunyi “ding” menunjukkan lewat 15 menit, dan tiga bunyi “ding” menunjukkan 3 menit setelah 15 menit sehingga total adalah 18 menit.
8. TOURBILLON
“Otak” dari jam tangan mekanik terletak pada escapement, yang mencakup hairspring halus yang dipasang pada balance wheel, kemudian berputar secara bolak-balik (setiap rotasi menghasilkan bunyik tik-tok pada jam tangan). Perbedaan desain dan gravitasi menyebabkan balance wheel memiliki titik yang lebih rendah dan lebih berat. Hal ini pula yang membuat posisi penempatan jam tangan dapat memengaruhi ketepatan waktu.
Cara Kerja Tourbillon
Dalam jam tangan mekanik standar, escapement merupakan komponen yang tetap, sehingga mustahil untuk mengaturnya agar dapat melaju dengan kecepatan sama persis ketika jam tangan berada pada posisi yang berbeda (dial up, dial down, crown up, crown down, dan sebagainya). Namun sesuatu yang mustahil ini dapat diwujudkan dengan tourbillon.
Dengan tourbillon, keseluruhan escapement ditempatkan pada rotating cage, sehingga masing-masing komponen dapat bergerak secara konstan. Artinya, ketepatan waktu jam tangan Anda tidak lagi akan terpengaruh berdasarkan posisinya. Dengan kemampuan tersebut, tidak berlebihan rasanya apabila tourbillon dinobatkan sebagai salah satu puncak pencapaian dalam dunia horologi, sekaligus prestasi teknik yang amat mengesankan.