Mengenal Sistem RINGLOCK

Mengenal Sistem RINGLOCK

ASAL-USUL SISTEM RINGLOCK 

Selama lebih dari empat dekade, Sea-Dweller dan Submariner berperan sebagai koleksi jam tangan selam milik Rolex, meski keduanya jelas memiliki “nasib” yang berbeda. Di saat Submariner secara konsisten masih menghiasi katalog Rolex hingga saat ini, langkah Sea-Dweller sayangnya harus terhenti pada tahun 2008. Namun demikian, model baru yakni Deepsea lahir sebagai penerus dengan kapabilitias yang lebih baik. Dalam beberapa hal, Deepsea sangat mirip dengan Sea-Dweller. Model ini dilengkapi dengan bezel berputar searah yang menampilkan pelepasan 60 menit dan katup pelepasan helium yang telah dipatenkan oleh Rolex. Namun demikian, melalui Deepsea, Rolex mengembangkan paten lain yang memberikan jam tangan ini kemampuan luar biasa: sistem ringlock.

 

BAGAIMANA CARA KERJANYA?

Sistem ringlock terdiri dari cincin kompresi tunggal yang terletak antara dial dan crystal. Apa yang membuat cincin ini begitu istimewa dan dapat diandalkan adalah konstruksinya. Rolex menggunakan baja paduan nitrogen yang disebut BioDur 108, dengan kekuatan tiga kali lipat dibanding stainless steel tradisional. Ketika penyelam turun ke kedalaman yang lebih ekstrem, tekanan pada crystal dan caseback akan meningkat. Hal ini dikarenakan keduanya merupakan area paling terdepan dari jam tangan. Untuk alasan inilah, Rolex menggunakan crystal safir berkubah setebal 5,5 mm ditambah dengan caseback unik yang terdiri dari dua bagian. Dalam hal ini, Rolex menggunakan paduan titanium Grade 5 yang fleksibel untuk bagian dalam belakang. Mereka selanjutnya menggunakan Oystersteel tradisional untuk screw-down caseback luar. Paduan titanium memungkinkan bagian belakang menjadi lebih fleksibel di bawah tekanan tanpa retak atau menjadi cacat. Meski demikian, upaya tersebut belum cukup. Pada bagian inilah sistem ringlock berperan. Susunan serta posisi strategisnya memungkinkan sistem ini untuk menghadapi tekanan ketika crystal dan caseback tertekan bersamaan. Pada akhirnya, sistem ini hampir sepenuhnya meminimalkan ketegangan pada case arloji dan mekanisme internal yang penting.

 

KAPABILITAS SISTEM RINGLOCK

Sistem inovatif ini memungkinkan Deepsea untuk memamerkan peringkat kedalaman yang mengejutkan. Apabila Sea-Dweller hanya mampu mencapai kedalaman hingga sekitar 1,300 meter, maka Deepsea mampu menawarkan kedalaman hingga tiga kali lipat, yakni 3,900 meter. Teknologi model ini juga dapat dikembangkan, sehingga Rolex mampu menciptakan variasi spesial dengan kapabilitas yang bahkan lebih mengesankan. Pada tahun 2012, Rolex bekerjasama dengan sutradara ternama James Cameron untuk menciptakan Deepsea Challenge. Cameron menguji model ini dengan turun ke titik terdalam samudera di Palung Mariana, mencapai kedalaman hingga 10,908 meter di bawah permukaan. Prestasi ini membuat Deepsea Challenge mencetak rekor sebagai jam tangan yang mampu digunakan untuk penyelaman terdalam. Sebagai perbandingan, jam tangan model Deepsea memiliki lebar 44 mm dan ketebalan 17.7 mm, sementara Deepsea Challenge berukuran lebar 51.4 mm dan tebal 28.5 mm, dengan crystal safir setebal lebih dari 14 mm.